
Brilio.net – Momen berbuka puasa selalu diidamkan dengan hidangan lezat dan menyegarkan. Puding karamel menjadi pilihan yang baik karena teksturnya yang sejuk dapat menenangkan tenggorokan Anda setelah seharian haus. Rasa karamel yang manis berpadu sempurna dengan santan yang lezat, memberikan tubuh Anda dorongan ekstra yang dibutuhkan untuk kembali bugar.
Sajian ini bisa diolah sebelum waktu sahur tiba sebagai hidangan penutup yang praktis. Menikmati sesuatu yang empuk saat perut kosong di pagi hari terasa sangat menenangkan dan tidak membebani pencernaan. Kehadiran puding ini di meja makan tentunya akan membuat suasana makan dan keluarga semakin menarik.
Memasak menu viral ini ternyata tidak sesulit yang dikira banyak orang. Prosesnya sederhana dan bahan-bahannya biasanya tersedia di lemari es. Kunci utama suksesnya terletak pada menyalakan api saat membuat karamel dan berhati-hati dalam menyaring adonan agar hasilnya halus dan tanpa cela.
Tips menyiapkan bahan dan peralatan memasak
Pastikan semua peralatan memasak seperti panci kecil, mangkuk pengaduk, dan cetakan dalam keadaan bersih dan kering. Sebelum memulai, siapkan kain bersih yang telah diperas dan dilipat untuk menutupi tutup kukusan. Penggunaan alumunium foil sangat penting untuk menutup cetakan agar tidak ada tetesan air yang merusak permukaan puding. Gunakan ponsel Anda untuk mengatur timer agar durasi pengukusan tepat 25 hingga 30 menit.
Mari kita coba bersama-sama Makanan Briliopada Jumat (6/3).
Resep Puding Karamel Viral

foto: Gemini
Bahan Karamel:
– 135 gr gula pasir
– 45 gram air
Bahan Puding:
– 4 kuning telur
– 2 butir telur utuh
– 1 bungkus santan cair (200 ml)
– 70 gr gula pasir
– 150 ml air
– 1/2 sdt rasa vanilla
– 2 sejumput garam
-Buah-buahan segar seperti stroberi, blueberry, atau irisan buah persik
– Kayu manis atau coklat bubuk
– Esensi rum
Bagaimana cara melakukannya:
1. Masak gula dan air dengan api kecil. Diamkan hingga berubah warna menjadi coklat kekuning-kuningan tanpa diaduk. Tuang ke dasar cetakan, diamkan hingga lapisan mengeras.
2. Siapkan wadah, lalu kocok perlahan kuning telur, telur utuh, vanili dan garam hingga tercampur rata.
3. Panaskan santan cair, air dan gula pasir di panci terpisah. Aduk terus hingga gula larut dan adonan terasa hangat, namun tidak mendidih.
4. Tuangkan santan hangat ke dalam kocokan telur secara perlahan sambil terus diaduk perlahan. Uleni adonan agar tekstur pudingnya halus.
5. Tuang adonan ke dalam karamel keras. Tutupi cetakan menggunakan alumunium foil.
6. Kukus dengan api kecil selama 25 hingga 30 menit. Pastikan tutup kukusan ditutup dengan kain bersih agar uapnya tidak menetes.
7. Diamkan di tempat hangat selama 20 hingga 30 menit. Kemudian dinginkan minimal 1 jam atau semalaman hingga matang.
8. Balikkan puding ke piring saji agar karamelnya menempel sempurna di atasnya. Jangan lupa untuk mengambil foto dengan ponsel Anda untuk diposting di media sosial sebelum menikmatinya.
Rahasia menjaga nutrisi bahan makanan
Kandungan nutrisi pada bahan puding ini dapat dipertahankan dengan memperhatikan suhu panas saat memasak. Pastikan santan tidak dipanaskan hingga mendidih karena cukup hangat agar struktur lemak dan proteinnya tidak rusak. Penggunaan suhu rendah saat proses pengukusan juga membantu menjaga kualitas telur. Selain itu, melapisi cetakan dengan alumunium foil juga berperan melindungi adonan dari paparan uap panas langsung.
5 FAQ terkait Resep Puding Karamel
1. Berapa lama puding ini bisa disimpan?
Puding karamel dapat disimpan di lemari es selama dua hingga tiga hari jika disimpan dalam wadah tertutup.
2. Adakah cara untuk membuat aroma puding lebih menggugah selera?
Eksperimen rasa bisa dilakukan dengan menambahkan sedikit bubuk kayu manis, coklat, atau esens rum ke dalam adonan.
3. Apa fungsi membersihkan adonan sebelum dipanggang?
Pengayakan bertujuan untuk memisahkan gumpalan telur sehingga hasil akhir puding sangat lembut dan halus.
4. Buah apa yang terbaik untuk disantap dengan makanan ini?
Buah-buahan segar seperti stroberi, blueberry, atau irisan buah persik sangat disarankan untuk menyeimbangkan manisnya karamel.
5. Mengapa karamel tidak tercampur saat dimasak?
Karamelnya dibiarkan saja agar tidak terjadi proses kristalisasi gula sehingga menghasilkan warna kuning manis dan bening.
(brl/lak)
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch
