
TikTok/@indah3yani
Brilio.net – Cabai mengandung senyawa kimia yang dapat menyebabkan rasa terbakar atau perih. Sensasi ini akan terasa ketika biji cabai bersentuhan dengan kulit tangan atau bagian tubuh lainnya. Sensasi panas ini disebabkan oleh senyawa bernama capsaicin. Capsaicin sendiri merupakan senyawa aktif yang memberi rasa pedas pada cabai.
Saat cabai diolah atau dimakan, capsaicin akan berinteraksi dengan reseptor panas di kulit atau mulut yang disebut TRPV1. Hal ini mengirimkan sinyal ke otak yang ditafsirkan sebagai sensasi suhu, meskipun sebenarnya tidak terjadi perubahan suhu.
Selain itu, capsaicin dapat mengiritasi kulit dan selaput lendir sehingga menyebabkan rasa terbakar dan iritasi yang tidak menyenangkan pada beberapa orang yang sensitif.
Meski sensasi terbakar akibat capsaicin tidak nyaman, ada cara untuk menghilangkannya. Biasanya untuk meredakan tangan perih akibat cabai, sebagian orang merendam jari (panas) di air untuk mencuci beras. Ada juga yang mengoleskan minyak ke tangan pedasnya pada cabai. Sayangnya, dalam beberapa kasus, cara ini terkadang tidak terlalu efektif.
(brl/lut)